Wednesday, January 22, 2025

Yuk Coba Liburan Murah Di Jakarta!

Moin! Kali ini aku mau share liburan singkatku di Jakarta. Yap, ini merupakan liburan karena aku tidak berdomisili lagi di kota padat penduduk ini.

Untuk anak-anakku, sebuah kesempatan yang menarik sekali jika menginjakkan kaki di Jakarta. Mereka merasa sesuatu yang "Waaaaahh.."

Jadi, kali ini aku share keseruanku bersama suami dan kedua anakku di Jakarta pada bulan November 2024.

Berikut itineraryku:

1. STASIUN JAKARTA KOTA (STASIUN BEOS)

Hayooo siapa yang kangen dengan stasiun ini? Aku saja yang dulu tinggal di Jakarta, bisa dihitung jari mampir kesini. Karena kalau bukan ingin ke daerah Jakarta Kota atau Kota Tua, area ini sangat ku hindari karena padat. 

Hampir semua manusia dari beragam daerah akan berkumpul di saat akhir pekan. Tak hanya akhir pekan, di hari kerja pun, area ini bisa saja penuh karena banyak yang memilih main ke Museum di Kota Tua dengan kepadatan yang minim.

Baik. Aku pribadi bersama keluarga kecilku sangat senang mampir kesini karena ada A&W. Haha yap, hanya karena aku suka banget sama ayam golden aromanya, aku sempatkan selalu mampir kesini tiap ada jadwal naik kereta yang tidak jelas mau kemana.

Tapi bukan cuma A&W kok daya tarik stasiun di Stasiun Beos. Kamu juga bisa foto-foto dengan arsitekturnya yang menarik. Lalu foto dengan KRL yang parkir di ujung rel. Karena ini adalah stasiun awal KRL Jakarta Kota - Bogor.

Alamat Stasiun Jakarta Kota:

Jalan Lada (Stasiun Kota) No.1 , Pinangsia, Taman Sari, Jakarta Barat, 11110


2. TAMAN MUSEUM FATAHILLAH

Ini tuh lebih ke nikmatin landskap dari area kawasan Kota Tua Jakarta. Aku dari jaman kuliah suka banget main kesini, karena murah meriah dan ramai. Padahal aku tuh nggak suka keramaian. 

Tapi kalau mampir ke kawasan ini tuh bawaannya nggak serem aja. Jadi happy banget bisa ada temannya menikmati kawasan yang ada spot angkernya. 

Banyak ragam yang meramaikan lokasi taman ini. Hanya saja karena perubahan aturan daerahnya, saat ini kawasan Kota Tua Jakarta lebih tertata dimana tempat penjaja makanan, mana yang berjualan perintilan. 

Sejujurnya, aku suka banget common space seperti ini. Jadi kayak ikonik banget sih kalau udah kesini pasti foto-foto di depan Museum juga.

Aktivitas yang bisa kamu lakukan disini adalah mengunjungi kafe vintage. Karena berjejer di gedung tua sekitar taman. Sumpah worth banget sih menurutku buang waktu kamu disini.

Alamat Taman Museum Fatahillah:

Jalan Taman Fatahillah Nomor 1, Jakarta Barat, DKI Jakarta


3. MONUMEN NASIONAL (MONAS)

Sudah menjadi rahasia umum, kalau landmark kota Jakarta ini merupakan destinasi wajib untuk wisatawan. Aku saja yang tumbuh besar di Jakarta dan kota sekitarnya, tetap senang kalau diajak jalan-jalan di area Monas. 

Entah cuma mau olahraga seperti lari pagi atau sore. Juga pernah kesana dengan niat mengumpulkan footage foto menarik untuk sekadar jadi portofolio. Apalagi kalau lagi ada acara akbar yang digelar oleh Pemprov DKI. 

Untuk spot makanan, disini ada Lenggok Jakarta. Pusat kuliner di kawasan Monas yang sudah rapi. Paymentnya juga sudah moderen bisa QRIS atau pakai JAKONE card. Mantap banget nggak tuh. Bisa cash juga pastinya, jadi nggak ada alasan untuk tidak masuk ke area Monas.

Aku biasanya masuk ke dalam Monumen Nasional. Karena aku suka banget sama bentuk cerita diorama tentang Indonesia di dalamnya. Juga tidak melewatkan kesempatan untuk naik ke cawan Monas. Itu adalah spot seru untuk foto-foto. Apalagi angin disini enak banget kalau tidak terik mataharinya.

Kalau ada kesempatan lagi, aku mau banget naik ke dekat Emasnya Tugu Monas. Karena khas banget naik lift yang sudah berumur. Lalu anginnya wow banget. Tapi semua terbayar karena bisa melihat kawasan Jalan Medan Merdeka dalam 360 derajat.

Seingatku, payment disini bisa pakai QRIS atau JAKONE Card (perlu top up ya).

Alamat Monumen Nasional:

Merdeka Square, Jalan Lapangan Monas, Gambir, Jakarta Pusat, Jakarta 10110

Sunday, January 19, 2025

IRT Solo Trip Ke Singapura? Cek Ini Dulu!

Marina Bay Sands - 12/10/2025 - @sabturina


Moin! Buat kamu yang masih ragu untuk traveling sendirian, kamu perlu challenge diri kamu! Hidup tidak semudah membalik telapak tangan. Perlu adu nyali agar tetap merasakan esensi kehidupan. 

Walau kondisinya sudah jadi Istri dan Ibu dua anak, aku merasa perlu me time. Kebetulan sekali aku dapat hadiah tiket pesawat untuk pulang pergi ke Singapura dari sebuah kompetisi.

Perlu komunikasi lebih untuk arrange jadwal suami agar dia bisa urus anak-anak di rumah selama aku bepergian. Beruntung dapat jadwal di satu minggu sebelum aku berganti usia. 

Suamiku approve untuk cuti kerja dan seharian bisa menemani anak-anak di rumah selagi aku pergi. 

Jadi, aku akan share apa saja yang diperlukan untuk kamu yang ingin pergi sendirian pertama kalinya atau sudah pernah ke luar negeri tapi sudah lama tidak lakukan.

Check this out!

1. PASPOR

E-Paspor Indonesia - 12/10/2024 - @sabturina


Wajib untuk punya paspor yang aktif minimal 6 bulan dari tanggal keberangkatan. Alasannya simple, agar tidak dipersulit jika memang ada kendala dalam keimigrasian di negara tujuan. Kita tidak dianggap mencari suaka. 

Untuk yang belum punya paspor, kamu perlu banget urus dulu ya gaes ke Kantor Imigrasi di kota kamu. Saat ini, Imigrasi Indonesia punya dua opsi paspor.

Paspor non elektronik dengan biaya 350ribu rupiah dan elektronik dengan biaya 600ribu rupiah untuk masa berlaku 5 tahun.


2. TIKET PESAWAT

Ini juga jangan sampai lupa ya gaes! Karena kamu perlu arrange jadwal keberangkatan dan pulang kamu untuk buat itinerary perjalanan. Agak ngeri-ngeri sedap kalau kasusnya kamu seperti aku kemarin. 

Karena ada reschedule maskapai, aku jadi mempersingkat perjalananku. Mau tidak mau rombak lagi tujuanku di Singapura.


3. AKOMODASI

Ini juga berpengaruh dari tujuan kamu di Singapura. Kalau kamu mau tektok seperti yang aku lakukan kemarin, atau kamu mau menginap selama beberapa hari ini perlu kamu cek dari jauh hari. Agar dapat harga yang kompetitif dari yang ditawarkan beberapa OTA penyedia layanan.


4. SIMCARD AKTIF DI SINGAPURA

Untuk beberapa layanan provider Indonesia ada yang sudah menyediakan sistem roaming. Jadi kamu tinggal aktifkan saja paketnya tapi kalau untuk satu hari saja agak pricey ya. 

Kalau aku pribadi memilih untuk beli simcard khusus internet yang harganya bisa 75% lebih murah dari pada roaming. Bisa juga sewa modem internet dengan beragam paket tergantung berapa lama kamu di Singapura.

Opsi lainnya, kamu bisa beli simcard khusus Singapura. Bisa dibeli di booth khusus di Changi Airport dan beberapa store 711.


5. INFORMASI TRANSPORTASI

Foto di dalam free shuttle bus T4 ke T2 Changi - 12/10/2024 - @sabturina 

Kalau kamu memiliki target budget, bisa banget nih kamu arrange mau naik transportasi apa di Singapura. Karena sebetulnya rute ke pusat kota dan titik-titik wisata bisa didapat dengan transum atau taxi. Tentunya kamu juga perlu punya akses pembayarannya.

Ada EZLink Card untuk kartu perjalanan selama kamu di Singapura. Kamu bisa pakai kartu itu untuk payment bus, MRT, dan belanja di convenience store. Tinggal kamu top-up saja kartunya.

Kalau aku pribadi, memilih untuk pakai kartu debit dari Bank yang sudah ada logo paywavenya. Alasannya sangat simple, karena aku takut lupa untuk redeem saldo di Ezlink jika kepepet waktu perjalanannya saat pulang. 

Siapkan juga peta offline Singapura yang lengkap dengan rute kereta dan bus. Ini akan memudahkan kamu untuk berpindah lokasi dengan tepat dan akurat agar tidak membuang waktu.

Lalu kamu juga perlu siapkan sepatu yang nyaman agar aktivitas perjalanan kamu lebih nyaman. Di Singapura, kamu akan banyak berjalan kaki jika memilih transportasi umum. 

Sekalipun kamu menggunakan taxi, di tempat belanja atau wisata kamu juga perlu sepatu yang nyaman karena akses yang biasanya memang diutamakan untuk berjalan kaki.


6. DESTINASI WISATA DI SINGAPURA

Lau Pa Sat , Singapore (25/02/2015)


Untuk destinasi wisata, aku selalu memasukkan list common area. Walau memang terlihat biasa saja untuk beberapa orang, tapi aku selalu merasa harus punya kenang-kenangan di tempat umum itu. Setidaknya ikon utama Singapura, aku perlu banget ambil gambar disitu.

Ikon Singapura : Jewel Changi, Garden By The Bay, Merlion Park, ION Orchard, dan Marina Bay Sands.

Salah satu ikon itu wajib banget kamu foto disana. Agar memperkuat kalau kamu memang pernah visit disana.

Kalau aku pribadi, selalu menghitung jarak antar destinasi. Aku listing dalam itineraryku, destinasi mana saja yang berdekatan. Juga rute yang dekat dengan station. Agar jika memang sudah waktunya berpindah, aku akan mudah dan tidak perlu berjalan lebih jauh lagi.

Seperti yang pernah ku lakukan. Dari Changi ke Bugis. Destinasi akhirku ada di Merlion Park. Aku memasukan Chijmes, City Hall, Fort Canning Park dan Orchard Road. Karena bisa satu arah ke Merlion Park.

Hanya saja, waktuku kemarin sangat terbatas. Sehingga hanya beberapa saja yang bisa ku datangi. Itu pun aku maksimalkan mengambil dokumentasi. Karena aku suka mengabadikan momen, aku puas-puasin ambil video dan foto di tiap destinasiku.

Bicara soal destinasi, kamu juga perlu masukin list belanjaan ya. Kalau aku, karena kebutuhan anak-anakku itu camilan, aku jadi memasukkan list ABC Mart dan toko camilan dengan beragam tawaran harga di Bugis. Disitu banyak camilan murah-murah dan banyak pilihan.

Info dari beberapa temanku juga bisa belanja camilan di Mustafa Center. Tapi untuk kemasan besar memang lebih murah di Mustafa daripada di Bugis. Kalau aku, perlu kemasan kecil karena kendala bagasi. (Aku tidak beli extra bagasi dan tidak bawa koper). 

Jangan lupa untuk selalu sedia uang cash berjaga-jaga payment yang tidak di covered dengan QR atau paywave dari debit card yang kita bawa untuk payment. 

Untuk pengalamanku makan di Singapura, aku pernah makan di Minang House di Lucky Plaza Orchard dan Lau Pa Sat Hawker Center. Disana banyak pilihan makanannya. Paymentnya juga mudah bisa pakai debit, EZlink, dan Cash.

Kalau kamu mau destinasi kekinian, bisa banget ke Haji Lane untuk berfoto. Jangan lupa kalau ada waktu menunggu take off dari Changi, mampir di Jewel ya. Disana banyak banget spot foto dan kadang ada promoan dari brand yang tentunya duty free. 


7. ETIKA DAN BUDAYA

Aku tidak pernah bosan untuk menggaungkan etika turis dimanapun kita berkunjung. Etika dan Budaya Indonesia agak berbeda dengan Singapura. 

Kebersihan hampir di tiap lokasi yang aku kunjungi di Singapura semua bisa menjaga keasrian tempat tersebut. Petugas kebersihan tetap ada, tapi mereka juga gerak cepat jika ada hal yang urgensi. Tentunya, kita sebagai turis juga perlu menjaga kebersihan disana. Hati-hati denda di Singapura benar-benar nyata adanya kalau kita melanggar.

Untuk perokok juga perlu berhati-hati. Singapura tidak bebas untuk merokok di kawasan common place. Ada spot khusus yang diberikan untuk perokok. 

Begitu juga dengan Vape atau rokok elektrik. Ada aturan yang tidak memperkenankan penggunaan Vape di Singapura. Dendanya bukan main gaes, seingatku sampai 2000 dolar Singapura.

Aturan lainnya, bisa kamu temukan di plang-plang yang tertera di tempat umum ya gaes. Jadi jangan malas untuk melihat petunjuk di Singapura. 


8. DOKUMEN PENTING 

Saat travel di luar negeri, dokumen paling penting itu adalah PASPOR dan VISA. Jangan sampai paspor kamu terselip atau tertinggal bahkan terpisah dengan kamu. Maka dari itu, aku selalu memiliki salinan data paspor atau visa on arrival saat berada di Singapura. 

Jadi kalau aku pribadi selalu memiliki salinan foto paspor, tiket hotel, tiket penerbangan, dan visa di dalam email dan galeri ponsel. Incase terdapat musibah dengan ponselku, aku masih bisa mendapatkan data dari email.

Oh iya, aku juga perlu mengingatkan untuk kalian, nomor darurat di Singapura:

POLISI 999 dan AMBULANS 995 


Semoga tulisanku ini bisa diilhami dengan baik oleh teman-teman ya. Bukan berarti sharing ini menggurui, aku juga menerima kritik dan saran jika memang ada yang kurang di atas. Mohon komentarnya. 

Cheerio! 

Akhir Pekan Dengan Nonton Bioskop