Sunday, January 19, 2025

IRT Solo Trip Ke Singapura? Cek Ini Dulu!

Marina Bay Sands - 12/10/2025 - @sabturina


Moin! Buat kamu yang masih ragu untuk traveling sendirian, kamu perlu challenge diri kamu! Hidup tidak semudah membalik telapak tangan. Perlu adu nyali agar tetap merasakan esensi kehidupan. 

Walau kondisinya sudah jadi Istri dan Ibu dua anak, aku merasa perlu me time. Kebetulan sekali aku dapat hadiah tiket pesawat untuk pulang pergi ke Singapura dari sebuah kompetisi.

Perlu komunikasi lebih untuk arrange jadwal suami agar dia bisa urus anak-anak di rumah selama aku bepergian. Beruntung dapat jadwal di satu minggu sebelum aku berganti usia. 

Suamiku approve untuk cuti kerja dan seharian bisa menemani anak-anak di rumah selagi aku pergi. 

Jadi, aku akan share apa saja yang diperlukan untuk kamu yang ingin pergi sendirian pertama kalinya atau sudah pernah ke luar negeri tapi sudah lama tidak lakukan.

Check this out!

1. PASPOR

E-Paspor Indonesia - 12/10/2024 - @sabturina


Wajib untuk punya paspor yang aktif minimal 6 bulan dari tanggal keberangkatan. Alasannya simple, agar tidak dipersulit jika memang ada kendala dalam keimigrasian di negara tujuan. Kita tidak dianggap mencari suaka. 

Untuk yang belum punya paspor, kamu perlu banget urus dulu ya gaes ke Kantor Imigrasi di kota kamu. Saat ini, Imigrasi Indonesia punya dua opsi paspor.

Paspor non elektronik dengan biaya 350ribu rupiah dan elektronik dengan biaya 600ribu rupiah untuk masa berlaku 5 tahun.


2. TIKET PESAWAT

Ini juga jangan sampai lupa ya gaes! Karena kamu perlu arrange jadwal keberangkatan dan pulang kamu untuk buat itinerary perjalanan. Agak ngeri-ngeri sedap kalau kasusnya kamu seperti aku kemarin. 

Karena ada reschedule maskapai, aku jadi mempersingkat perjalananku. Mau tidak mau rombak lagi tujuanku di Singapura.


3. AKOMODASI

Ini juga berpengaruh dari tujuan kamu di Singapura. Kalau kamu mau tektok seperti yang aku lakukan kemarin, atau kamu mau menginap selama beberapa hari ini perlu kamu cek dari jauh hari. Agar dapat harga yang kompetitif dari yang ditawarkan beberapa OTA penyedia layanan.


4. SIMCARD AKTIF DI SINGAPURA

Untuk beberapa layanan provider Indonesia ada yang sudah menyediakan sistem roaming. Jadi kamu tinggal aktifkan saja paketnya tapi kalau untuk satu hari saja agak pricey ya. 

Kalau aku pribadi memilih untuk beli simcard khusus internet yang harganya bisa 75% lebih murah dari pada roaming. Bisa juga sewa modem internet dengan beragam paket tergantung berapa lama kamu di Singapura.

Opsi lainnya, kamu bisa beli simcard khusus Singapura. Bisa dibeli di booth khusus di Changi Airport dan beberapa store 711.


5. INFORMASI TRANSPORTASI

Foto di dalam free shuttle bus T4 ke T2 Changi - 12/10/2024 - @sabturina 

Kalau kamu memiliki target budget, bisa banget nih kamu arrange mau naik transportasi apa di Singapura. Karena sebetulnya rute ke pusat kota dan titik-titik wisata bisa didapat dengan transum atau taxi. Tentunya kamu juga perlu punya akses pembayarannya.

Ada EZLink Card untuk kartu perjalanan selama kamu di Singapura. Kamu bisa pakai kartu itu untuk payment bus, MRT, dan belanja di convenience store. Tinggal kamu top-up saja kartunya.

Kalau aku pribadi, memilih untuk pakai kartu debit dari Bank yang sudah ada logo paywavenya. Alasannya sangat simple, karena aku takut lupa untuk redeem saldo di Ezlink jika kepepet waktu perjalanannya saat pulang. 

Siapkan juga peta offline Singapura yang lengkap dengan rute kereta dan bus. Ini akan memudahkan kamu untuk berpindah lokasi dengan tepat dan akurat agar tidak membuang waktu.

Lalu kamu juga perlu siapkan sepatu yang nyaman agar aktivitas perjalanan kamu lebih nyaman. Di Singapura, kamu akan banyak berjalan kaki jika memilih transportasi umum. 

Sekalipun kamu menggunakan taxi, di tempat belanja atau wisata kamu juga perlu sepatu yang nyaman karena akses yang biasanya memang diutamakan untuk berjalan kaki.


6. DESTINASI WISATA DI SINGAPURA

Lau Pa Sat , Singapore (25/02/2015)


Untuk destinasi wisata, aku selalu memasukkan list common area. Walau memang terlihat biasa saja untuk beberapa orang, tapi aku selalu merasa harus punya kenang-kenangan di tempat umum itu. Setidaknya ikon utama Singapura, aku perlu banget ambil gambar disitu.

Ikon Singapura : Jewel Changi, Garden By The Bay, Merlion Park, ION Orchard, dan Marina Bay Sands.

Salah satu ikon itu wajib banget kamu foto disana. Agar memperkuat kalau kamu memang pernah visit disana.

Kalau aku pribadi, selalu menghitung jarak antar destinasi. Aku listing dalam itineraryku, destinasi mana saja yang berdekatan. Juga rute yang dekat dengan station. Agar jika memang sudah waktunya berpindah, aku akan mudah dan tidak perlu berjalan lebih jauh lagi.

Seperti yang pernah ku lakukan. Dari Changi ke Bugis. Destinasi akhirku ada di Merlion Park. Aku memasukan Chijmes, City Hall, Fort Canning Park dan Orchard Road. Karena bisa satu arah ke Merlion Park.

Hanya saja, waktuku kemarin sangat terbatas. Sehingga hanya beberapa saja yang bisa ku datangi. Itu pun aku maksimalkan mengambil dokumentasi. Karena aku suka mengabadikan momen, aku puas-puasin ambil video dan foto di tiap destinasiku.

Bicara soal destinasi, kamu juga perlu masukin list belanjaan ya. Kalau aku, karena kebutuhan anak-anakku itu camilan, aku jadi memasukkan list ABC Mart dan toko camilan dengan beragam tawaran harga di Bugis. Disitu banyak camilan murah-murah dan banyak pilihan.

Info dari beberapa temanku juga bisa belanja camilan di Mustafa Center. Tapi untuk kemasan besar memang lebih murah di Mustafa daripada di Bugis. Kalau aku, perlu kemasan kecil karena kendala bagasi. (Aku tidak beli extra bagasi dan tidak bawa koper). 

Jangan lupa untuk selalu sedia uang cash berjaga-jaga payment yang tidak di covered dengan QR atau paywave dari debit card yang kita bawa untuk payment. 

Untuk pengalamanku makan di Singapura, aku pernah makan di Minang House di Lucky Plaza Orchard dan Lau Pa Sat Hawker Center. Disana banyak pilihan makanannya. Paymentnya juga mudah bisa pakai debit, EZlink, dan Cash.

Kalau kamu mau destinasi kekinian, bisa banget ke Haji Lane untuk berfoto. Jangan lupa kalau ada waktu menunggu take off dari Changi, mampir di Jewel ya. Disana banyak banget spot foto dan kadang ada promoan dari brand yang tentunya duty free. 


7. ETIKA DAN BUDAYA

Aku tidak pernah bosan untuk menggaungkan etika turis dimanapun kita berkunjung. Etika dan Budaya Indonesia agak berbeda dengan Singapura. 

Kebersihan hampir di tiap lokasi yang aku kunjungi di Singapura semua bisa menjaga keasrian tempat tersebut. Petugas kebersihan tetap ada, tapi mereka juga gerak cepat jika ada hal yang urgensi. Tentunya, kita sebagai turis juga perlu menjaga kebersihan disana. Hati-hati denda di Singapura benar-benar nyata adanya kalau kita melanggar.

Untuk perokok juga perlu berhati-hati. Singapura tidak bebas untuk merokok di kawasan common place. Ada spot khusus yang diberikan untuk perokok. 

Begitu juga dengan Vape atau rokok elektrik. Ada aturan yang tidak memperkenankan penggunaan Vape di Singapura. Dendanya bukan main gaes, seingatku sampai 2000 dolar Singapura.

Aturan lainnya, bisa kamu temukan di plang-plang yang tertera di tempat umum ya gaes. Jadi jangan malas untuk melihat petunjuk di Singapura. 


8. DOKUMEN PENTING 

Saat travel di luar negeri, dokumen paling penting itu adalah PASPOR dan VISA. Jangan sampai paspor kamu terselip atau tertinggal bahkan terpisah dengan kamu. Maka dari itu, aku selalu memiliki salinan data paspor atau visa on arrival saat berada di Singapura. 

Jadi kalau aku pribadi selalu memiliki salinan foto paspor, tiket hotel, tiket penerbangan, dan visa di dalam email dan galeri ponsel. Incase terdapat musibah dengan ponselku, aku masih bisa mendapatkan data dari email.

Oh iya, aku juga perlu mengingatkan untuk kalian, nomor darurat di Singapura:

POLISI 999 dan AMBULANS 995 


Semoga tulisanku ini bisa diilhami dengan baik oleh teman-teman ya. Bukan berarti sharing ini menggurui, aku juga menerima kritik dan saran jika memang ada yang kurang di atas. Mohon komentarnya. 

Cheerio! 

Friday, January 17, 2025

Jalan-Jalan ke 3 Tempat dalam 3 jam Di Singapura

View from Jubilee Bridge (Marina Bay Sands) - 12/10/2024 - @sabturina



Moin! Kali ini, aku mau share pengalamanku me time jalan-jalan di Singapura dalam waktu 3 jam saja di tanggal 12 Oktober 2024. 


Walau terkesan memaksakan tetap jalan dalam trip kali ini, tapi aku tidak kecewa karena ini pertama kalinya aku solo trip ke luar negeri.


Sampai di Singapura pukul 14.30 Waktu Standar Singapura (WSS). Hal pertama yang ku lakukan adalah ganti simcard ponselku dengan sim khusus internet di Singapura dari DigiTravel (no endorse ya). Simcard ini sudah ku siapkan H-2 sebelum tanggal berangkat. 


Semua hal ini kulakukan masih di dalam pesawat yang sudah landing tapi belum parkir. Karena aku tidak mau ribet lagi saat di Changi nanti.


Setelah menginjakkan kaki di Changi Airport, aku sudah bisa langsung kontak dengan suami juga anak-anakku. Mereka pun happy mendengar suaraku, tak kusangka, mereka juga memantau flightku dengan FlightRadar24. 


Hal pertama yang ku pikirkan adalah bagaimana caranya bisa ke downtown dengan cepat tanpa Taxi. Karena sudah ku perhitungkan cost perjalanan ini tidak boleh lebih dari 2 juta rupiah. Karena jalan-jalan ini hanya punya waktu sekitar 3 jam di pusat kota.


Memilih untuk menghapus TAXI dari transportasi di perjalananku adalah hal yang ku sesalkan. Semua jadi wasting time karena aku harus boarding pulang ke Jakarta pukul 19.00 WSS.


Berikut itinerary perjalananku (rencana) selama di Singapura yaaa gaes... Semoga berkenan membacanya.


- Changi Airport (Mampir Jewel) ❌ (landing, ga sempat mampir Jewel)

- Bugis (Belanja - Makan) ✅

- Chijmes (Kalau sempat) ✅

- City Hall (Kalau sempat) ❌ (Kejauhan ga sempat jalan kaki kesana)

- Fort Canning Park (Kalau sempat) ❌ (Kejauhan ga sempat jalan kaki kesana)

- Jubilee Bridge (Foto-Foto) ✅

- Merlion Park (Foto-Foto) ✅

- Changi Airport (Makan) ❌ (take off, ga sempat makan)


Penjelasan detail dari realita yang terjadi :


14.50 - 15.35 perjalanan bus dari Terminal 4 Changi Airport - Changi MRT (ada diantara T2 dan T3) - Bugis MRT

15.35 - 17.10 istirahat di Bugis , minum jus, belanja oleh-oleh

17.10 - 17.20 galau mau kemana akhirnya naik bus ke arah Chijmes

17.20 - 17.35 foto-foto di Chijmes

17.35 - 17.50 jalan kaki dari Chijmes ke Jubilee Bridge

17.50 - 18.10 foto-foto di Jubilee Bridge dan Merlion Park

18.10 - 18.15 jalan kaki dari Merlion Park ke Raffles Place MRT

18.18 - 19.23 Perjalanan penuh drama dari Raffles Place MRT - Changi MRT - Changi Bus T2 ke T4 - lari lari ke Gate G1 Terminal 4

19.23 - 20.00 Boarding di G1 sampai masuk pesawat menunggu take off


Aku jelaskan yaaa apa saja yang aku lakukan di spot wisata common place Singapura itu. 


Walau sebetulnya destinasi yang biasa saja alias standar, karena destinasiku ini sudah sejuta umat yang tahu karena selalu ruameeee puol! 


Tapi aku happy banget bisa me time sambil window shopping padahal intinya cuma belanja oleh-oleh.

1. BUGIS

Bugis Street (12/10/2024) - @sabturina


Untuk turis Indonesia, salah satu tujuan utama untuk belanja yaa Bugis Street ini. Walau ada juga yang senang belanja di Mustafa Center. 


Aku pribadi sejak pertama kali ke Singapura di tahun 2015, belanja murah untuk oleh-oleh ya di Bugis. 


Karena saat itu, aku menginap di Parc Sovereign Hotel dekat Albert Mall (sekarang jadi Ibis Budget). Ibaratnya kepleset aja sampai ke Bugis Street.


Bugis ini nama kawasan ya, jadi di dalamnya ada macam-macam tempat lagi, kebetulan yang aku datangi di Oktober lalu ya Bugis Street, Bugis Junction, Bugis MRT. 


Satu-satu kita bahas yaa, alasanku tetap memilih Bugis sebagai destinasi belanja oleh-oleh:


Pertama, aku kebetulan sudah paham tempat ini. Karena perjalananku kali ini harus satset, aku memilih Bugis sebagai destinasi utama, jadi dari Changi aku langsung ke Bugis MRT. 


Tidak buang waktu lama, turun dari MRT di Stasiun Bugis aku pilih jalur ke arah Bugis Street. Setelah keluar ke arah menyebrang jalan dulu ya dari Bugis Junction.


Oh iya, dari Jakarta aku tidak bawa Dollar Singapura. Jadi selama perjalanan aku cuma pakai kartu debit BCA untuk tap-tap di MRT. 


Hanya saja karena di Bugis mau belanja, aku memastikan agar tidak overbudget jadinya ya ambil cash di ATM DBS. Aku ambil S$100 around 1,2juta rupiah sebagai modal belanja oleh-oleh untuk keluarga dan teman dekat.


Tidak hanya itu, kartu debit juga aku pakai untuk jajan iJooz S$2 karena berasa banget haus! Pengen makan atau jajan, tapi aku ga mau wasting time. Jadinya ya minum jus saja agar simple.


Belanja ini itu, menghasilkan tas yang aku bawa beranak-pinak. Padahal, aku cuma bawa satu backpack. Karena bawa oleh-oleh jadi beli tas jinjing lagi untuk masukin semua barang yang dibeli.


Bugis done! Saatnya berpetualang dengan Bus ke Chijmes.


2. CHIJMES

Foto di area CHIJMES (di
fotoin cici cici baik hati) - (12/10/2024) - @sabturina


Alasan memilih Chijmes sebagai destinasi setelah Bugis ini sebetulnya dadakan. Karena rencana memang cuma mau nyobain bus di Singapura saja.  Aku punya janji foto interior bus ke anak-anak.


Jadi ga rencana pilih common space yang jauh-jauh karena memang tujuan utamanya cuma mau ke Merlion Park.


Saat di Bus aku cek rute bus, dari Halte Bras Basah ke Chijmes dekat, jadinya aku turun disitu untuk menyebrang jalan. Oh iya payment Bus juga tap pakai kartu debit saja. 


Aku ceritain singkat dulu ya, Chijmes ini dulunya sekolah khusus anak perempuan. Jadi sebenarnya ini tuh singkatan dari Convent of the Holy Infant Jesus Middle Education School (CHIJMES).


Area bangunan Chijmes ini ikonik banget, gaya neo klasik gitu bangunannya. Apalagi kapelnya! Saat aku bingung mau foto dengan background Kapel ala Gothic-Anglo Perancisnya, beruntung sekali bertemu dengan 3 WNI yang juga lagi mau foto bersama disitu. 


Akhirnya kami bergantian dan hasilnya bagussss banget! (Makasih yaaa cici sudah bantu aku foto cuakep tenan).


Karena bingung sudah mepet waktu harus ke Merlion Park, aku sempat tergoda naik taxi. 


Tapi aku sempat bertanya ke warga lokal yang lagi cari tempat duduk di Chijmes, dia menyarankan untuk berjalan kaki saja sambil nikmatin sore. Menurut dia jaraknya tidak terlalu jauh around 15 menit. 


Bodohnya, aku denial dengan saran Warlok. Terlalu percaya diri dengan pikiranku untuk naik MRT saja. 


Jadi abis ngobrol singkat itu, aku malah ke Raffles City padahal harusnya ke City Hall MRT saja kalau mau naik MRT atau naik bus yang ke arah Esplanade.


Merasa salah jalan karena ga sampai-sampai ke MRT di Raffles City, aku akhirnya jalan kaki menelusuri Stamford Road dengan bantuan Maps. 


Andai aku mengikuti direction dari warlok, harusnya tidak buang-buang waktu.


3. JUBILEE BRIDGE

View from Jubilee Bridge (12/10/2024) - @sabturina


Setelah berjalan kaki dari Stamford Road sampailah di George Russell's Skid Marks. Dari perempatan jalan ini, aku memilih menelusuri jalan di dalam Esplenade Park. Karena perlu menyeberangi jalan ke arah Jubilee Bridge. 


Akhirnya aku merasa WOWWWW! Setelah melihat kembali secara langsung bangunan Marina Bay Sands, Esplanade, Singapore Flyer dalam satu pandangan. 


Sayangnya, pemandangan ini ku nikmati sendirian. Ingin sekali rasanya main bersama anak-anak dan suamiku di area ini. Semoga bisa terwujud dalam beberapa tahun kedepan.


Di Jubilee Bridge ini, aku diberikan kemudahakan lagi dari orang lain. Mungkin stranger itu kasihan kepadaku yang riweuh sekali dengan barang-barang tetapi ingin foto dengan background Marina Bay Sands. 


Pastinya aku tidak bisa berlama-lama disini. Karena berpacu dengan waktu untuk sampai di Changi sebelum jam 19.00 WSS.


Menelusuri Jubilee Bridge, sampailah aku ke destinasi terakhir, MERLION PARK untuk foto dengan STATUE!


4. MERLION PARK (STATUE)

Foto di Merlion Statue (12/10/2024) - @sabturina

Akhirnya sampai juga di destinasi terakhirku, Merlion Fountain Statue! Yap. Perjalanan me time ku kali ini ditutup dengan foto bersama patung singa yang menjadi common place paling ruameee. 


Pengalaman berharga banget solo trip tapi dimudahkan bertemu dengan stranger yang baik-baik. Aku sudah tidak sempat melamun seperti yang ku lakukan di Bugis Street saat minum jus. 


Dipikiranku saat sudah foto bersama patung singa yaaa pulang.. haha


Setidaknya, aku sudah menghibur diriku dengan bepergian sendiri dan mengikuti kemanapun kaki ini melangkah. Walau hanya beberapa jam saja. 


Juga drama kocar kacir ke Bandara karena masih kekeuh naik MRT ke Bandara. Padahal suami sudah memintaku untuk naik Taxi saja agar tepat waktu dan masih bisa jajan makanan di T4. 


Karena kalau ga mepet ga seru, jadinya yaaa agak sport Jantung yaaa.. (Jangan ditiru ya gaes!)


Fyi, di area Merlion Park ini agak sumpek ya kalau lagi rame. Apalagi di jam aku datang waktu itu sekitar jam 18 WSS. 


Kalau kamu mau cari oleh-oleh juga ada lho, di bawah bridge arah ke Queen Elizabeth Walk dekat 711 di The Fullerton Waterboat House. 



So, semoga tulisanku ini menginspirasi kalau kamu mau ke common place di Singapura ya. Walau cuma transit di Changi, bisa lho jalan-jalan ke tiga tempat ini tentunya harus ingat waktu juga ya.


Next aku akan ceritakan lebih detail lagi ya perjalananku di Singapura part II tentang cost dan belanja apa saja yang murah meriah bisa untuk oleh-oleh juga.


See you.. Cheerio!


Akhir Pekan Dengan Nonton Bioskop